Patah dibuang

Dari pertemuan bacaan kajian amal yang beramai serta merta mensuasana atas kenaikan rumah pada pagi yang begitu memerah pada raut di samping rona hitam yang kurang atas kekalahan hobby begitu menyakitkan hingga tiga seperempat jam menenggelamkan ini mata dengan ketidakbangaan, lanjut dari itu aku tetap dengan ikhlasnya menyamakan suasana dengan tuan rumah hingga sampai duduk di depan pintu tempat masuknya para wanita setengah baya atas jalan penempuhan memang.
Dalam suasana itu, terjadi permainan gila setengah aneh hingga membawa suasana tawa lepas, tanpa mikir panjang buat orang yang berpikir langsung tanggap akan kesederhanaan yang bagi ku begitu bermakna mendalam walau tak berarti sayupnya hilang dengan segera karena ini hanya sebuah terkaan masa lalu oleh orang pedesaan yang sangat kontras permainan tradisionalnya, lantas satu barang berartikan kata yang dimakna dengan pemahaman arti Patah dibuang ..
Aku pun lantar hanyut dalam kesederhanaan itu dengan tawa merona keatas gerahnya haha 
[23 12 12 11 30] & (Anji)

Komentar