Banyak yang terjadi dalam hidup ini, walau tak sepenuhnya dirasakan tapi cukup tersentak dan menggerahkan jika mempunyai hitam yang dulunya saling putih mencerah.
Hitam itu bukanlah terluar dirasakan melainkan dalam yang tertutup darinya. Memang yang didalam sangatlah susah untuk keluar diluapkan, senyum sipit dan ketidakberdayaan yang biasanya membendung hal tersebut.
Dinyatakan kembali, memang begitu mendalam dan sangatlah terdalam akan kesalahan yang tergores pada yang mengiyakan. Tak patut digemburkan, lewati senja yang mengambang tak heran memang goresan yang melekat itu dinyatakan hilang olehnya. Hilang yang dinyatakan itu bukanlah goresan melainkan bahwa ia menghilangkan dirinya sendiri dengan merasa asing akan keberadaan sang warna Kelabu saat lensa sama-sama bersua, sedangkan dahulunya pernah saling mendekapkan kasihnya.
walau didera putihnya kembali perasaan ini tetapi tetap saja asing yang ada. Dan asing itu apa karena begitu mendalamnya? Akan tanya keheranan sehingga mata menemukan sebuah kutipan mendasar dari kehobbyan Berekor Sembilan bahwa Luka fisik akan berdarah dan terlihat menyakitkan tapi seiring waktu, akan sembuh dengan sendirinya, dan jika kamu mengobatinya maka akan sembuh lebih cepat.
Yang paling merepotkan adalah Luka Dalam Hati, tapi itu juga masih bisa disembuhkan. Luka dalam hati berbeda dengan luka fisik, terkadang kamu akan bisa mengobatinya, dan terkadang tidak pernah bisa terobati.
Dan hanya ada satu obat untuk luka dalam hati, itu sedikit sulit dan kamu hanya bisa mendapatkannya dari orang lain
Dan itu adalah Cinta.1
Kembali mendasar, apa harus kuterangkan habis hingga nampak cinta ini padanya? Walau cinta tak selamanya mendekap akan merona indahnya, tetapi cinta yang tak sekedar mendamba hingga mungkin terulang kembali masa lalu terawal tanpa harus menjatuhkan hati antara keduanya, dengan cinta dalam artian walau tahu kita memiliki tujuan berbeda dan tak mungkin untuk bersama kembali melainkan cukup dengan inginkan kembali seperti semula yang diharapkan dengan saling ramah antara keduanya,
Semoga ..

Semoga ..

[03 02 13 20 36] 1Yoshimaru
Komentar
Posting Komentar