Memudar tertutup Langkah



Belajar dari sesuatu yang sudah pernah dirasa dari sesudahnya bahwa itu semua mengajarkan sesuatu yang begitu berharga untuk selanjutnya, lepas dari itu awal yang terlewatkan kini merubahkan yang dahulunya ada kini menjadi semaian yang memudar dengan pastinya.




Pudar yang ada kini melahirkan kilauan yang berseri, walaupun pudar itu hilang bukan berarti semuanya terbuang sia-sia, hanya saja merasa benar ntah juga salah sedikit heran dengan kebaruan yang ada dari senja yang tenggelam, tetapi itu semua terbekas dalam lamunan yang tak terduga.

Dan kini, saat pudar itu hilang maka pengganti akan ada setelahnya. Dari itu semualah aku memahami kepudaran yang nyata tadi dengan kepudaran yang siap aku gali dengan langkahnya yang hilang tertekan jejak oleh hapusan semu.

Semu yang bergerak memudarkan yang disentuhnya tadi, maka buaian gerah datang dengan selaan yang terjadi ini pada tabraan langkah yang terlupa oleh yang terkira dengan tertutup kabut hingga hilang dilensa mata.

Kemanakah harus dilangkahkan selanjutnya jikalau ia tak mengatakannya ..



[08 03 13 18 06]

Komentar

Posting Komentar