Suatu hari nanti, akan ada saatnya kamu
ditinggalkan oleh sesuatu yang bakal kamu ketahui. Dari sudut pandang apa pun,
semuanya ternyala benar, dari yang tak diketahui tersebut.
Ditinggal oleh sesuatu yang bukan seharusnya
diartikan abadi, ditinggal oleh kenangan, ditinggal oleh kehidupan, ditinggal
oleh waktu yang berjalan, ditinggal oleh keharusan, ditinggal seperti keadaan,
dan semuanya akan catatan yang pasti oleh kenyataan.
Membaur dan menjauh dalam seni lukisan
sosial, datang yang senang, menengah yang kelam, pergi yang sedih. Semua
terhimpit sepi seperti dimalam yang terang oleh bias bulan, terangnya itu
menerangkan semuanya, tapi keberadaannya tak dianggap oleh kawanannya.
Kelak didapati hari itu, hanya bisa
menunggunya dengan kesiapan, walau terkaan selalu terhanyut oleh
kekusutan. Tangan hanya bisa memegang
lentera, kegelapan yang menyambut datang terasingi oleh kawanan gelap.
Bantuan tak kan dipunguti, teriakan tak kan
disahuti, perlahan tapi pasti ia datang dan menarikmu dengan kemauan yang
keras. Hanya bisa terdiam seperti pohon yang ingin ditebangi, ia hanya bisa
bergetar ketika secara perlahan jatuh ketanah tempat ia merelakan
keikhlasannya.
Suatu hari akan ditemui, secara tahu dengan
ketidaktahuan bahwa akan ditinggalkan oleh sesuatu yang bakal pasti diketahui.
Bersiaplah Saudara ..
[25 05 13 06 50]

Komentar
Posting Komentar