Kebaikan seorang Ibu dan Ayah seperti kedipan mata, saat kamu mampu menahan hingga tak berkedip seperti itu lah panjang kebaikannya, tetapi ketika dirimu tak tahan dan merasa sakit lalu berkedip, saat itu lah kebaikannya terhenti karena dia terbangun sakit.
Lalu antara terbuka hingga kedipan, yang lama adalah terbuka, sedangkan kedipan tak sampai satu detik. Seperti itu lah kebaikan Ibu dan Ayah, dia lebih banyak berbuat baik dari pada menghentikan kebaikannya.
Maka dari itu, sayangilah Ibu dan Ayahmu. Balaslah kebaikannya sebanyak mungkin, karena kedipannya yang terakhir adalah kebaikan terakhir yang bisa dia perbuat untukmu.
[18 07 13 22 09]

Komentar
Posting Komentar