Membangun Sebuah Dasar

Saat kehidupan memaksamu untuk keluar dari kesenjangan, bersuakan diri dan bangunlah sebuah dasar untuk pemenuhan kehidupan itu.
 
Lalu pahami yang terkira dari yang terlewatkan dengan terima kemalangan yang ada, lalu membangun kembali sesuatu yang telah ada dan kini ditinggalkan oleh kehidupan.

Ketika mimpi kehidupan datang, yang terlampau kian memudar, yang teratas mulai luluh lanta tanpa ada sesuatu yang mengikat itu. Saat diteriakan dengan panggilan, ramah santun tak ternyala, yang ada hilang tertelan tanah, terbang menggapai kota udara dalam kehidupan yang berhendus sendu mencari asa.

Semua hilang, hilang diterima oleh kemalangan, tetapi bangunlah kembali, bangunlah kembali, bangunlah kembali, bangunlah kembali sebuah dasar yang paling dalam dan meluas sepenuh lingkaran, karena


Karena membangun sebuah dasar adalah kehidupan pertama setelah matimu dalam keruh kehidupan yang berhendus seni ternyala sepi.

[07 08 13 20 56]

Komentar