Walau balas dendam itu dilakukan, apa dirimu
bahagia dengan yang terjadi? Banyak yang tersampaikan oleh kehidupan saat
merasa salah dari segi yang ada, tetapi saat hitam berlaku mengenaimu, dirimu
selalu memelihara hitam yang pernah menyentuhmu, lalu siap melayangkannya
disaat yang ada.
Dan ketika semua itu dikenakan, bertanduk tak
terhingga mengerumunimu tanpa ada batasnya dari tempat tak terduga, dia dengan
semangat pahlawan menyuruhmu tanpa ada henti hingga semua itu terjadi.
Apa kamu ingin menjadi bawahan olehnya? Yang setiap
saat menggoda denga sesuatu yang hitam, tak ada kecerahan didapat dengan
saksama. Terabaikan dari segi tertentu hingga menjadi temannya dan lalu dia
tertawa kegirangan saat awan gelap begitu menyelimuti pundakmu.
Kembali pada balasan yang terlayangkan, kenapa
semakin menjadinya dirimu ingin membalas sesuatu yang tak ada kebaikan tertera
disana? Apa terlalu mendalamnya kebencian yang tertera di pundakmu? Apa begitu
membekasnya perlakuan dia kepadamu? Apa tak ada kerendahan yang mendekap di
dirimu? Apa semua hilang yang tertanamakn oleh Pandumu untuk memaafkan yang
terjadi? Tak bisakah melupakan sejenak yang lalu dan memberikan dia kesempatan
untuk mengakhiri masa hitamnya?
Ikhlaskanlah, semua telah terencana atas kehendak-Nya,
ujiamu dimulai seperti awan hitam datang mengerumunimu, saat awan hitam itu
ingin membasahimu, apa tak adanya batasan dan perlindungan untuk tak basah dari
yang gelap menghampiri. Jangan melumuri diri dengan basahnya dosa, karena masih
ada tempat untuk berlindung didekapan-Nya. Saat semua ternyala benar dari sudut
tertentu, mungkin ada baiknya memahami itu lebih dalamnya, setiap insan yang
memiliki kerohanian yang tinggi, keyakinannya selalu membendung untuk menghentikan
itu hingga awan gelap tak selalu mewarisinya.
Maka dari itu saat yang ada hingga telah ada,
kehitaman yang dilakukan manusia tak kan menjadi sempurna jika memikirkan
langkah selanjutnya, dan kecerahan yang dilakukan manusia tak kan menjadi
sempurna jika tak mengingat langkah yang sebelumnya.
Jagalah pundakmu dari segala bisikan yang
melahirkan bak mimpi buruk, dan selimutilah itu semua dengan keyakinan pada
yang Diyakini untuk menghantarkan awan-awan mimpi surga.
[07 09 13 16 36]
Komentar
Posting Komentar