Yang terjadi, begitu banyak bekas yang
terbekaskan oleh jejak sepanjang pagi dari kesibukan para pencari beberapa
kebutuhan dalam kehidupan yang selaras dengan Seribu Kehendak1
Saat itu dilayangkan, tiap waktu bertemu waktu,
tiap getaran bertemu getaran, tiap menyala bertemu menyala, tiap terbangun
bertemu terbangun, tiap ambisi bertemu ambisi, yang dari dulu hingga sekarang
selalu dikejar untuk pemenuhan kebutuhan dari pemberian, tukaran hingga
sekarang ditemukan lembaran berharga.
Relanya untuk itu semua, dari terbit hingga
terbenam, bias bulan datang dan kembali memudar akibat mentari kembali terbit
dan itu semua tak terlewatkan sebagaimana mestinya para pencari kebutuhan.
Lalu pahami yang terkira bahwa seribu kebutuhan
hanya akan menjadi kebutaan jika tak diimbangi oleh keingatan pada Tuhan. lalu
seribu kebutuhan akan baik menjamu benar jika diimbangi selalu menyertakan
munajat pada Tuhan.
[27 07 13 17 17] 1Kakek M.
Ali


Komentar
Posting Komentar